Sabtu, 26 November 2011

kebeneran hujan atau hujan membawa kebenaran?

"jangan asal kalo ngomong" kata-kata itu emang kadang gue dan vira aprilia abaikan. emang temen gue yang satu ini rada gila dikit :p 
hari itu, hari sekalas. jadwalnya kita les, si vira mukanya lesu banget di tempat les, gue prihatin sama dia terus gue tanya ...
"vir, kenapa meni leuleus (bs. sundanya lemes/lesu)" dengan muka angel gue tanya tuh si vira
"abis olahraga, aku emang kayak gini. kalo gak mual, pasti ngantuk parah kalo abis olahraga"jawab si vira
"penyakit yang aneh, bilang aja situ kebluk" gumam gue dalam hati
"tapi ngomong-ngomong aku ketularan juga nih, ngantuknya"
"mau aku guyur fa?" jawab si vira nagajak berantem
"ayo, ntar kita paguyur-guyur ya..." aku masih sempet nyaut pas guru lagi nerangin di tempat les
teeeeeeeettttt...
bel istirahat bunyi, perut gue ikutan bunyi. sayangnya ujan...
"minjem payung aja yu ke A Irfan (penjaga tempat les kita)" kata gue saking laparnya
"yaudah deh.." si Vira pasrah
akhirnya nekadlah gue dan Vira minjem payung, tapi apa yang kita dapatkan dari a irfan sebuah benda yang dia bilang payung tapi gak layak buat disebut payung..
dan
begonya
kita maksa
untuk pergi ke warung yang gak terlalu jauh dari tempat les pake benda yang a irfan sebut itu payung kecil dan pastinya gak muat buat gue dan vira pake bedua...

finally, payungnya ngangkat keatas dan saya beserta vira kebasahan, dan ke sialan kita belum sampai disitu, karena setelah peristiwa itu, kami masih harus belajar di tempat les yang ber-ac selama 1,5 jam lamanya...

gue merenung >>> ini gara-gara omongan gue yang tadi bukan ya ? apa kebeneran aja, it's so could here, god, forgive me, gue somplak ...
#jangancoba-cobaikutipostingini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar